Latest Updates

DAHSYATNYA MEMBACA AL-QURAN 100 AYAT DI MALAM HARI...!!!

Al-Quran adalah mukjizat terbesar yang diberikan oleh Allah SWT kepada Rasulullah SAW dan ditujukan kepada kita sebagai umatnya, bahkan membacanya saja mendapat pahala yang besar di sisi Allah dan merupakan salah satau ibadah / amal sholeh yang baik bagi kita yang harus kita amalkan. Renungkanlah nasehat2 bijak ini  “Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mendirikan salat dan menafkahkan sebahagian dari rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi”. “Agar Allah menyempurnakan kepada mereka pahala mereka dan menambah kepada mereka dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri.” (QS. Fathir: 29-30).
“Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu berkata: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallambersabda: “Siapa yang membaca satu huruf dari Al Quran maka baginya satu kebaikan dengan bacaan tersebut, satu kebaikan dilipatkan menjadi 10 kebaikan semisalnya dan aku tidak mengatakan الم satu huruf akan tetapi Alif satu huruf, Laam satu huruf dan Miim satu huruf.” (HR. Tirmidzi dan dishahihkan di dalam kitab Shahih Al Jami’, no. 6469)
Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu Rasulullah shallallahu alaihi wassalam bersabda,
Barangsiapa menjaga shalat-shalat fardhu, maka tidak akan dicatat dalam golongan orang-orang yang lalai. Dan barangsiapa membaca seratus ayat pada malam hari, maka ia akan dicatat dalam golongan orang-orang yang taat.
(Hr. Ibnu Khuzaimah, Hakim, Shahih menurut syarat Bukhari Muslim).
Hasan Basri rahmatullah alaihi. meriwayatkan bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wassalam bersabda,
Barangsiapa membaca seratus ayat al Qur’an pada malam hari, maka ia akan diselamatkan dari tuntutan al Qur’an. Barangsiapa membaca dua ratus ayat, maka akan mendapat pahala ibadah sehari semalam dan barangsiapa membaca lima ratus sampai seribu ayat, maka akan mendapatkan satu qinthar.” Sahabat bertanya, “Apakah qinthar itu?” beliau bersabda, “senilai 12.000 (dirham atau dinar)
.Membaca Al-Quran dan Mengamalkan akan mendaatkan syafaat yang BESAR:
“Abu Umamah Al Bahily radhiyallahu ‘anhu berkata: “Aku telah mendengar Rasulullahshallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Bacalah Al Quran karena sesungguhnya dia akan datang pada hari kiamat sebagai pemberi syafa’at kepada orang yang membacanya” (HR. Muslim).
Ayo kita targetkan baca Al-Quran semampu kita minimal 100 ayat terutama malam hari. Lakukan dengan Istiqomah dan semoga Allah golongkan kita menjadi hamba-hamba yang selalu bersyukur dan beruntung dunia akherat, amiiin.
BACA JUGA CARA BUANG PENYAKIT DENGAN UNIK DAN MUDAH
Semoga bermanfaat
Salam Sukses Super Mulia
Mas Priyanto-Cilegon


Rajin Ibadah Tapi Masuk Neraka??? Waspadalah..!!!

Renungkan nasehat baik ini jangan sampai Tabungan Akherat kita dimakan rayap...!!!! Waspadalah!!
"Muslim itu Yang Baik Sosialnya, Bukan Hanya Yang Rajin Ibadah"
By : Ahmad Zarkasih, Lc

Dalam banyak teks syariah, baik al-Quran atau juga hadits-hadits Rasulullah s.a.w., banyak dijelaskan bahwa memang agama ini tidak hanya menuntut umatnya untuk menjadi orang yang shalih ritual yang bentuknya vertikal hanya kepada Allah s.w.t., tapi juga agama ini menuntut umatnya untuk jadi orang yang shalih sosial, yang keshalihannya berbentuk horizontal menjadi rahmat bagi sekitar dan sekalian alam.
Ibadah ritual yang bentuknya vertikal, yang tidak ada hubungan manusia di dalamnya sering digambarkan dengan shalat. Nah dalam al-Qur’an perintah shalat itu ada di 17 tempat. Sedangkan zakat yang merupakan ibadah horizontal, yang punya dimensi sosial disebutkan dalam al-Qura’n di 30 tempat. Dengan redaksi sedekah ada di 12 tempat. Kalau digabung dengan ibadah-ibadah lain yang juga punya dimensi sama; yakni sosial, seperti infaq, memberi makan si miskin, menyantuni kaum papa jumlahnya mencapai 60 tempat dalam al-Qur’an.
-masih dalam zakat- Ulama semua sepakat bahwa amat sangat dianjurkan, bagi mereka yang kaya harta untuk mengeluarkan zakat dan diberikan untuk mustahiq yang ada di dekatnya. Artinya mustahiq yang ada di sekitar tempat tingga si kaya itu jauh lebih berhak utnuk diberikan jatah zakatnya dibanding dengan kaum fakir atau miskin yang berada di wilayah berbeda. Syariah ini membenci (makruh) orang kaya yang mengeluarkan zakatnya tapi jauh dari tempat tinggalnya. Akhirnya zakatnya tidak memberikan dampak sosial bagi sekitar. Padahal zakat adalah ibadah yang punya dimensi sosial lebih banyak dibanding dimensi vertikalnya.
Ini bukti bahwa agama ini tidak hanya mementingkan keshalihan ritual dan spritual yang sifatnya vertikal. Akan tetapi agama ini juga menuntut adanya keshalihan sosial pada diri muslim; menjadi rahmat bgai sekitarnya. Jadi, hubungan horizontalnya mesti sama bagus sebagaimana bagusnya hubungan vertikal. Begitu juga sebaliknya, vertikal tidak boleh diabaikan hanya karena horizontal. Artinya shalih sosial tidak kalah penting.
Rajin Ibadah Tapi Masuk Neraka
Coba kita lihat. Dalam shahih muslim disebutkan bahwa nanti di hari kiamat ada orang yang banyak pahala, di dunia rajin ibadah, shalat tidak pernah lewat, zakat selalu tepat, haji tidak hanya sekali, puasa tidak pernah alpa. Tapi nyatanya pahala-pahala itu semua tidak berguna, lantaran orang tersebut sosialnya tidak beres. Rajin menghina, gemar mencaci dan menuduh, membunuh tanpa sebab. Akhirnya bangkrut karena pahalanya diberikan kepada mereka yang pernah menjadi korban kegoisannya. Rajin sih ibadahnya, tapi dengan sekitar tidak shalih. Allah s.w.t membatalkan masuk surga karena horizontalnya rusak.
وعن أبي هُريرةَ - رضي الله عنه - : أنَّ رسولَ الله - صلى الله عليه وسلم - ، قَالَ إنَّ المُفْلسَ مِنْ أُمَّتي مَنْ يأتي يَومَ القيامَةِ بصلاةٍ وصيامٍ وزَكاةٍ ، ويأتي وقَدْ شَتَمَ هَذَا، وقَذَفَ هَذَا ، وَأَكَلَ مالَ هَذَا ، وسَفَكَ دَمَ هَذَا ، وَضَرَبَ هَذَا ، فيُعْطَى هَذَا مِنْ حَسَنَاتِهِ ، وهَذَا مِنْ حَسناتهِ ، فإنْ فَنِيَتْ حَسَناتُه قَبْل أنْ يُقضى مَا عَلَيهِ ، أُخِذَ منْ خَطَاياهُم فَطُرِحَتْ عَلَيهِ ، ثُمَّ طُرِحَ في النَّارِ. رواه مُسلم
Dari Abu Hurairah r.a. Rasul s.a.w. bersabda: orang yang bankrut nanti di hari kiamat itu ialah yang datang –kepada Allah- dengan membawa pahala shalat, zakat, akan tetapi –di dunia- ia telah mencaci orang lain, menuduh orang lain, memakan harta orang lain tidak haq, menumpahkan darah yang lain, memukul orang lain. Maka kebaikannya diambil dan diberikan kepada korban-korbannya. Sampai jika kebaikannya habis dan tanggungannya belum selesai, kesalahan –dosa- yang ada pada orang-orang –korban- tersebut diambil dan ditimpahkan kepadanya. Kemudian ia dilempar ke neraka. (HR muslim)
Muslim = Jaga Lisan & Tangan
Dalam kitab shahih al-Bukhari, Nabi s.a.w. menyebutkan dengan singkat dan padat tentang siapa itu muslim.
عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الْمُسْلِمُ مَنْ سَلِمَ الْمُسْلِمُونَ مِنْ لِسَانِهِ وَيَدِ
Muslim itu adalah yang muslim lainnya terjaga dari keburukan lisan dan tangannya. (HR. Al-Bukhari)
Beliau s.a.w. mengatakan muslim itu yang muslim lainnya selamat dari keburukan lisan dan tangannya. Jadi kalau ada yang mengaku muslim, taat kepada al-Quran, patuh dengan hadits-hadits Nabi s.a.w. tapi mulutnya kotor, rajin menghina, doyan mencaci, gampang menuduh, kalau merujuk kepada hadits shahih Imam al-Bukhari tersebut, cacat status muslimnya.
Ini bukti pentingnya menjadi pribadi yang shalih sosial, saking pentingnya Nabi s.a.w. sampai mendefinisikan muslim itu dengan makna sosial. Bahwa muslim itu yang baik lisannya, dan ramah tangannya kepada sesama. Bukan yang rajin shalatnya, getol puasanya saja. Tapi yang bergaul dengan akhlak baik kepada sesama, itu muslim.
Muslim Harus Jaga Tetangga
Masih dalam shahih al-bukhari, Nabi s.a.w. mengatakan bahwa “laa yu’min”, tidak beriman, sampai 3 kali nabi mengatakan itu. Tidak beriman, tidak beriman, tidak beriman, orang muslim yang tidak menjaga tetangganya dari musibah. Mungkin memang tidak bisa menolak musibah datang, akan tetapi maksudnya jangan sampai kita cuek dengan tetangga dan sekitar. Cuek akan kesusahan tetangga, ngga mau tahu dan selfis.
والله لا يؤمن والله لا يؤمن والله لا يؤمن قالوا من ذلك يا رسول الله قال من لا يأمن جاره بوائقة
Rasul s.a.w. bersabda: “Demi Allah, tidak beriman. Demi Allah tidak beriman. Demi Allah, tidak beriman”. Para sahabat bertanya: “siapa yang tidak beriman ya rasul?”. Beliau menjawab: “dia yang tidak menjaga tetangganya dari musibah”. (HR al-Bukhari)
Dalam riwayat imam al-Hakim, juga disebutkan dari sahabat Ibnu Abbas r.a. bahwa seorang muslim tidak beriman, maksudnya imannya tidak sempurna, yakni orang muslim yang tidur kekenyangan akan tetapi tetangga kelaparan.
ابن عباس رضي الله عنهما عن النبي صلى الله عليه و سلم قال ليس المؤمن الذي يشبع وجاره جائع
Dari sahabat Ibn Abbas r.a., Nabi s.a.w. bersabda: “seorang muslim tidak beriman jika ia kekenyangan sedangkan tetangganya kelaparan.” (HR al-Hakim)
Lagi-lagi urusan horizontal menjadi tolak ukur keimanan. Artinya makin baik horizontalnya seorang muslim, makin tinggi keudukan imannya di hadapan Allah s.w.t., juga sebaliknya, makin rendah perhatian muslim soal hubungan horizontalnya, makin rendah pula keudukan imannya. Dan yang membuat tolak ukur tersebut adalah Nabi s.a.w., bukan siapa-siapa.
Orang Munafiq yang Hubungan Sosial-nya Buruk
Lagi. Dalam shahih al-bukhari, Nabi menjelaskan siapa itu orang munafiq;
1.   [idza Hadatsa Kadzaba] yakni orang yang berbohong jika berbicara,
2.   [idza wa’ada akhlafa] selalu mengingkari jika berjanji, dan
3.   [idza u’tumina khana] selalu berkhianat jika diberi amanat.
Lihat Nabi s.a.w. memberikan ukuran munafiq itu bukan dengan nilai-nilan ibadah ritual, tapi beliau s.a.w. membuat ukuran munafiq dengan sikap-sikap sosial.
Maka aneh kalau makin rajin beribadah, tapi makin jauh dengan warga. Aneh juga kalau rajin ibadah tapi makin rajin menghina, gemar memantik perpecahan, ogah bergaul, gampang menuduh, selalu curiga. Makin rajin ibadah tapi makin galak kepada sekitar, makin rajin ibadah tapi kasar dan tidak ramah kepada kerabat. Mesti ada yang keliru dalam ibadahnya.
Aneh, jika makin ibadah tapi makin kencang rasa dalam hati: “saya lebih baik dari yang lain”!. Aneh. Karena “aku lebih baik dari yang lain”, itu bukan manhaj-nya Nabi, melainkan manhajnya Iblis –laknatullah- yang mengatakan “ana khirun minhu”.
Manhaj-nya Nabi s.a.w. itu: “Shil man qata’ak, wa a’thi man haramak, wa’fu ‘amman dzalamak”!. Sambung silaturahim walau ia sudah memutuskan, beri hadiah walau ia sudah jahat, dan manfaatkan mereka yang sudah mendzalimi.
Mestinya orang yang makin rajin ibadahnya, akan nampak sikap positif yang menterjemah dalam kehidupan dan berdampak sosial baik kepada sesama.
Kerasnya, dalam al-Bukhari dan Muslim, Nabi dengan tegas mengatakan bahwa tidak akan masuk surga orang yang memutus tali silaturahmi.
لَا يَدْخُلُ الْجَنَّةَ قَاطِعٌ
Nabi s.a.w.: “Tidak akan masuk surga orang yang memutuskan tali silaturahmi!”. (HR al-Bukhari)
sumber : rumahfiqih.com

Waspadalah, selalu koreksilah dan lihatlah sudah berapa banyak tabungan kita di akherat? Waspadalah kemungkinan dimakan rayap-rayap kesombongan, keangkuhan, riya dlsb..

Semoga bermanfaat...
Salam Sukses Super Mulia

Mas Priyanto

Dahsyat dan Ajaibnya Keutamaan Wudhu Sebelum Tidur...!!!

Dahsyat dan Ajaibnya Keutamaan Wudhu Sebelum Tidur...!!!
Saudaraku dimanapun anda berada dikesempatan ini saya mengajak untuk mengamalkan sesuatu yang kelihatanya sepele tapi hasilnya / fadhilah dan manfaatnya dahsyat luar biasa, yaitu membiasakan wudhu sebelum tidur. Biasanya kalau kita mau tidur atau anak2 kita mau tidur para orang tua selalu bilang "ayo cuci kaki dulu, gosok gigi dulu..!!" naah ternyata Islam mengajarkan yang lebih dahsyat yaitu sempurnakan cara kita dgn berwudhu sebelum tidur, mulai sekarang ajak anak-anak / anggota keluarga kita untuk berwudhu jangan hanya gosok gigi tapi juga semurnakan wudhu dulu sebelum tidur.

Ingatlah bahwa Allah sangat cinta kepada orang yang selalu mensucikan diri & bertaubat 

"Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri." Qs-Albaqoroh:222

Allah telah menentukan berbagai amalan yang bisa dilakukan oleh manusia baik dari bangun tidur hingga tertidur kembali. Amalan-amalan tersebut telah dicontohkan oleh utusanNya yaitu Nabi Muhammad SAW.

Yang selalu Rasulullah lakukan saat menjelang tidur adalah dengan melakukan wudhu terlebih dahulu. Namun banyak orang yang meremehkan amalan tersebut. Padahal terdapat hikmah dan manfaat dibalik berwudhu sebelum tidur. Saat rasa kantuk mulai terasa sangat berat, orang-orang pun lebih memilih untuk langsung tidur tanpa terlebih dahulu berwudhu.

Mengapa wudhu sebelum tidur menjadi sangat penting dan dianjurkan? Selain bernilai ibadah, berikut ini keutamaan atau hikmah dari berwudhu saat akan tidur.

Berwudhu memiliki kemanfaatan dalam segi kesehatan untuk tubuh manusia. Seorang peneliti dari Universitas Alexandria yaitu dr. Musthafa Syahatah telah mengungkap rahasia dibalik pengamalan tersebut. Disebutkan bahwa orang yang rajin berwudhu memiliki kuman yang jauh lebih sedikit dibandingkan dengan mereka yang tidak berwudhu.

Selain mencegah kuman yang ada di permukaan kulit, melakukan gerakan wudhu seperti istisnaq atau menghirup air akan mencegah terjadinya penyakit pada bagian dalam hidung. Tak hanya membersihkan, berwudhu juga akan mencerahkan kulit dan menjaga kelembaban kulit.

Seseorang yang berwudhu akan selalu dalam keadaan yang suci. Dengan selalu dalam kedaan suci, maka ia telah mendekatkan diri kepada yang telah menjaganya selama hidup yaitu Allah SWT.
Rasulullah pun telah bersabda “Barangsiapa tidur di malam hari dalam keadaan suci (berwudhu) maka Malaikat akan tetap mengikuti. Lalu saat ia bangun niscaya Malaikat itu akan berucap “Ya Allah ampunilah hambaMu si Fulan, karena ia tidur di malam hari dalam keadaan selalu suci” (HR Ibnu Hibban dari Ibnu Umar r.a)

Dari Umar bin Harist, Rasulullah bersabda “Barangsiapa tidur dalam keadaan berwudhu, maka apabila ia mati di saat tidur tersebut, ia mati dalam keadaan syahid di sisi Allah”. Dengan kata lain bahwa mereka yang telah berwudhu sebelum tidur dan mati dalam keadaan tidurnya, maka ia memiliki derajat yang tinggi di hadapan Allah.

Sangat jelas bahwa anjuran berwudhu yang dicontohkan oleh Nabi membawa manusia memperoleh derajat yang tinggi dalam pandangan Allah. Bahkan dengan rutin berwudhu, seseorang akan merasakan beberapa manfaat, yaitu

1. Membuat tubuh menjadi rileks. Ini telah dibuktikan oleh kedokteran dimana terlihat percikan air pada tubuh akan mengendorkan otot yang kaku akibat kelelahan dalam beraktivitas.

2. Dengan berwudhu dapat mencerahkan kulit. Jika Anda tengah berusaha untuk mendapatkan kulit yang cerah lewat berbagai obat yang tidak terlihat hasilnya, cobalah untuk berwudhu karena dapat menghilangkan kotoran yang membandel. Kotoran yang ada pada tubuh bagian luar akan seketika hilang saat dialiri air wudhu.

3. Didoakan malaikat seperti yang telah dijelaskan diatas.

Itulah beberapa hikmah dan manfaat yang bisa didapatkan seorang muslim apabila merutinkan berwudhu menjelang tidur. Setiap perbuatan yang dilakukan oleh Rasulullah akan selalu mengandung hikmah kebaikan sehingga sangat pantas jika kita semua mengikuti apa yang telah dicontohkannya.

Silakan dibagikan / dishare kepada sebanyak2 orang agar lebih bermanfaat.
Terima kasih,
berbagai sumber dgn tambahan admin 

Aplikasi Pencarian Lafadz Al-Quran Mudah...!!!

Aplikasi Pencarian Lafadz Al-Quran Mudah...!!!
Lafzi - Pencarian lafaz QuranLafziLafzi adalah aplikasi pencari lafaz pada Al-Quran. Aplikasi ini dibuat untuk memudahkan pencarian ayat dengan lafaz tertentu pada Al-Quran hanya dengan aksara Latin biasa berdasarkan pelafalan pembicara bahasa Indonesia, tanpa perlu mengetikkannya dalam aksara Arab.
Aplikasi ini adalah hasil dari penelitian skripsi Departemen Ilmu Komputer, Institut Pertanian Bogor oleh Muhammad Abrar Istiadi, S.Kom dengan pembimbing Ahmad Ridha, S.Kom MS.
Ini contoh coba kita masukan kata Fadlan makan akan muncul pada ayat berapa dan surat apa dan sudah pada posisi tersorot berikut artinya. Sungguh lur biasa bagu sekali
http://apps.cs.ipb.ac.id/lafzi/web/search.php?q=fadlan&vowel=on

Ketikkan potongan ayat atau lafaz dalam Al-Quran (tidak harus benar cara penulisannya), contoh:
  • alhamdulillahi rabbil-'alamin
  • innalloha ma'a shoobiriin
  • laa ilaaha illallaah
  • kun fayakuun
Tips: Gunakan spasi untuk pemisah antar-kata agar lebih akurat.

Silakan jika ingin menggunakan ini saya dapat dari seorang kawan, semoga yang membuat aplikasi ini mendapatkan berkah dan rahmat dari Allah SWT atas ilmunya yang bermanfaat bagi sesama.


Terima kasih,

Mas Priyanto

RENUNGKAN INI...BAHAYA MELALAIKAN SHOLAT...SADAR DAN WASADALAH!!!

Apakah kita masih sering meremehkan sholat, sungguh teralalu jika kita masih sering lalai dalam sholat apalagi masih ada orang yang ngakunya Islam tapi meninggalkan Sholat, padahal Sholat Itu Tiang Agama siapa yg mendirikan sholat berarti menegakkan agamanya dan siapa yang meninggalkan sholat berarti telah merobohkan agamanya.
Ingatlah bahwa sholat adalah ibadah terpenting setelah Iman, bahkan saking istimewanya sampai perintah sholat ini diambil langsung oleh Rasulullah ketika Isro’ Mi’raj dan sholat ini merupakan amalan yang pertama kalai akan dihisab di hari kiamat…apakah kita masih berani menyia-nyiakan sholat apalagi meninggalkan???

Ibarat kita bekerja pada suatu perusahaan / instansi dan boss kita memanggil kita atau memerintahkan sesuatu pasti kita akan segera mengerjakan perintah tersebut, lha ini yg memerintahkan sholat adalah Dzat Yang Maha Menciptakan kita Yang Memberikan Rezeki pada kita Yang Memegang Hidup dan Mati kita kenapa kita masih tidak takut malah justru menentang? Lha kita kita ini tinggal dibumi mana? Makan rezeki dari siapa? Menghirup udara darimana? Astaghfirullah…sadarlah saudaraku.. berapa banyak Nikmat Allah yang sudah kita dustakan??

Allah memerintahakan kepada kita untuk beribadah itu hakekatnya adalah juga untuk kita bukan untuk Allah karena Allah SWT tetap akan Mulia dengan Kemuliaan-Nya, walaupun seluruh makhluk didunia ini ingkar kepada-Nya dan juga walaupun seluruh makhluk taat kepada-Nya tak akan mengurangi / menambah Kemuliaan Allah SWT… justru kitalah yang akan merugi bila kita tak taat kepada-Nya..
Renungkanlah perkara ini dengan hati yang jernih dan sadarlah :

“Maha Suci Allah Yang di tangan-Nyalah segala kerajaan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu,Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun,” (Qs. Al-Mulk 1-2)

Jadi Allah memerintahkan kita untuk beramal itu sebenarnya untuk menguji kita siapa diantara kita yang terbaik amalnya. Mau jadi manusia yang terbaik di sisi Allah..sadarlah dan beramalah sebelum terlambat
Allah Ta’ala berfirman,

فَخَلَفَ مِنْ بَعْدِهِمْ خَلْفٌ أَضَاعُوا الصَّلَاةَ وَاتَّبَعُوا الشَّهَوَاتِ فَسَوْفَ يَلْقَوْنَ غَيًّا إِلَّا مَنْ تَابَ وَآَمَنَ وَعَمِلَ صَالِحًا
“Maka datanglah sesudah mereka, pengganti (yang jelek) yang menyia-nyiakan shalat dan memperturutkan hawa nafsunya, maka mereka kelak akan menemui al ghoyya, kecuali orang yang bertaubat, beriman dan beramal saleh.” (QS. Maryam : 59-60)

Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhuma mengatakan bahwa ‘ghoyya’ dalam ayat tersebut adalah sungai di Jahannam yang makanannya sangat menjijikkan, yang tempatnya sangat dalam. (Ash Sholah, hal. 31)
Dalam ayat ini, Allah menjadikan tempat ini –yaitu sungai di Jahannam- sebagai tempat bagi orang yang menyiakan shalat dan mengikuti syahwat (hawa nafsu). Seandainya orang yang meninggalkan shalat adalah orang yang hanya bermaksiat biasa, tentu dia akan berada di neraka paling atas, sebagaimana tempat orang muslim yang berdosa. Tempat ini (ghoyya) yang merupakan bagian neraka paling bawah, bukanlah tempat orang muslim, namun tempat orang-orang kafir.

“Tiap tiap diri bertanggung jawab atas apa yang telah diperbuatnya, kecuali golongan kanan, berada dalam surga, mereka saling bertanya, tentang keadaan orang orang yang berdosa. “apakah yang memasukkan kamu ke dalam Neraka Saqar? Mereka menjawab,” Kami dahulu tidak termasuk orang orang yang mengerjakan shalat, dan kami tidak pula memberi makan orang miskin, dan kami membicarakan yang batil, bersama dengan orang orang yang membicarakannya, dan kami mendustakan hari pembalasan. (QS Al Muddatsir 38-46)

“Pada hari ketika betis disingkapkan dan mereka dipanggil untuk bersujud; maka mereka tidak kuasa, (dalam keadaan) pandangan mereka tunduk ke bawah, lagi mereka diliputi kehinaan. Dan sesungguhnya mereka dahulu (di dunia) diseru untuk bersujud, dan mereka dalam keadaan sejahtera (QS al Qalam 42- 43)
Dari Jabir RA, dia bercerita,”Aku pernah mendengar Rasulullah SAW bersabda,” Pemisah antara seseorang dengan syirik dan kekufuran adalah perbuatan meninggalkan shalat.” (HR Muslim)

“Sesungguhnya amal hamba yang pertama kali akan dihisab pada hari kiamat adalah shalatnya. Apabila shalatnya baik, dia akan mendapatkan keberuntungan dan keselamatan. Apabila shalatnya rusak, dia akan menyesal dan merugi. Jika ada yang kurang dari shalat wajibnya, Allah Tabaroka wa Ta’ala  mengatakan,’Lihatlah apakah pada hamba tersebut memiliki amalan shalat sunnah?’ Maka shalat sunnah tersebut akan menyempurnakan shalat wajibnya yang kurang. Begitu juga amalan lainnya seperti itu.”HR Abu Daud

Akerat itu kehidupan kita yang sesungguhnya, sesusah susahnya di dunia masih susah di akherat sesenang senangnya di dunia masih senang di akherat kalau amal2 kita baik. Akherat itu kehidupan yang ada awal namun tidak ada akhirnya, kalau 1000 tahun masih bias kita hitung kalau 1 juta tahun masih bias kita hitung tapi kalau Abadan Abadan… artinya selama lamanya yang kita tidak tahu hakekatnya Hanya kepada Allah kita bertawakal dan berserah diri… (bersambung…)

AYO SHOLAT SEBELUM KITA DISHOLATKAN
BERJAMAAH – DIMASJID – Di AWAL WAKTU..

Wallahu a’lam bishowab..

Mas Priyanto (smartpower78@gmail.com) 

MENGAPA HARUS SAYA???

Sebuah refleksi renungan untuk kita semua, terkadang hidup ini kita terlalu banyak  menuntut dan kurang memaknai apa itu Bersyukur? Maka renungkanlah kisah berikut ini:
Arthur Ashe adalah petenis hitam dari amerika yg pertama kali merebut gelar grandslam. Gelar yg di menangkan US open ( 1968), Australia open (1970) dan wimbledon (1975).
Pada tahun 1979 ia terkena serangan jantung yg mengharuskannya menjalani operasi by pass.
Setelah 2 kali operasi, bukannya sembuh ia malah harus mengalami kenyataan pahit, terinfeksi Virus HIV melalui tranfusi darah yg ia terima.
Seorang penggemarnya menulis surat kepadanya, "Mengapa Tuhan memilihmu untuk menderita penyakit itu?"
Arthur menjawab: "Di dunia ini ada 50 juta anak yg ingin bermain tenis, diantaranya:
* 5 juta orang yg bisa belajar bermain tenis
* 500 ribu orang belajar menjadi pemain tenis profesional
* 50 ribu orang datang ke arena untuk bertanding
* 5000 orang mencapai turnamen Grand Slam
* 50 orang berhasil sampai ke Wimbledon
* 4 orang di semifinal
* 2 orang di final
Dan ketika saya mengangkat trofi Wimbledon,saya tidak pernah bertanya kepada Tuhan, "Mengapa saya yg menjadi juara?"
Jadi ketika saya dalam kesakitan, tidak seharusnya juga saya bertanya kepada Tuhan "Mengapa saya?".
Sadar atau tidak,kerap kali kita merasa hanya pantas menerima hal hal baik dalam hidup ini; kesuksesan, karir yg mulus, kesehatan.
Ketika yg kita hadapi justru sebaliknya; penyakit, kesulitan, kegagalan, kita menganggap Tuhan tidak adil. Sehingga kita merasa berhak untuk menggugat Tuhan.

“Maka Nikmat dari Tuhanmu yang mana lagi yang engkau dustakan??
” Bukan bahagia yang menyebabkan kita bersyukur tapi dengan Bersyukur membuat kita jadi Bahagia.. JADILAH PRIBADI2 YANG PANDAI BERSYUKUR

***SEMOGA KESEHATAN & KEBERHASILAN/KESUKSESAN SELALU MENYERTAI KITA SEMUA, AMIIINN ***

Ketika Doa Tidak Terjawab Koreksilah 10 Perkara Ini !!!!

Siang tadi ketika saya berkunjung ke Logistik Krakatau Steel pas waktu sholat dzuhur ada kajian rutin yg diadakan setiap hari selasa. Ada Nasehat yang cukup mengena di hati dari ustad Misbah mengenai sebuah materi "Mengapa Doaku Tidak Terjawab". Diambil dari kitab Al-Ihtisom kl tidak salah tadi, terjadi dialog antara seorang Ulama Besar Ibrahim bin Adham kepada Fudhail bin Iyadh yang bisa menjadi pelajaran Dahsyat buat kita semua. Ternyata salah satunya adalah karena hati kita sudah mati? Kenapa sudah mati?? Mari kita koreksi nasehat bijak berikut dan lihatlah kepada diri kita sendiri apakah kita termasuk orang yg sudah mati hatinya?? Waspadalah..
Ibrahim bin Adham, seorang ulama yang zuhud dan wara', ditanya tentang firman Allah ta'ala yang artinya, "Berdoa'alah kepada-Ku niscaya Aku akan mengabulkan do'a kalian." (QS. Al Mu’min / Ghafir: 60). Mereka mengatakan, "kami telah berdoa kepada-Nya namun belum juga dikabulkan". Lalu beliau menjawab, "Karena hatimu telah mati dengan sebab sepuluh perkara maka koreksilah hatimu :

1.       Kamu telah mengenal Allah tetapi kamu tidak menunaikan hak-hak-Nya.
2.       Kamu telah membaca kitab Allah tetapi kamu tidak mengamalkannya.
3.       Kamu mengatakan bermusuhan dengan syaitan, tetapi kenyataannya kamu setia dengannya.
4.       Kamu mengaku cinta Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam tetapi kamu meninggalkan sunnah-sunnah-Nya.
5.       Kamu mengaku cinta surga, namun kamu tidak melakukan amalan-amalan ahli surga.
6.       Kamu mengaku takut neraka, tetapi kamu tidak mau meninggalkan perbuatan dosa.
7.       Kamu mengatakan bahwa kematian itu adalah benar adanya, tetapi kamu tidak bersiap-siap untuk kematian itu.
8.       Kamu sibuk mencari aib orang lain sedang aibmu sendiri tidak kamu perhatikan.
9.       Kamu telah makan dari rizki-Nya namun kamu tidak pernah bersyukur kepada-Nya.
10.   Kamu sering mengubur orang mati, tetapi kamu tidak pernah mengambil pelajaran darinya.

"Berdoalah kepada Tuhanmu dengan berendah diri dan suara yang lembut. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas QS. AL-A'raf 55"

"Dan sebutlah (nama) Tuhanmu dalam hatimu dengan merendahkan diri dan rasa takut, dan dengan tidak mengeraskan suara, di waktu pagi dan petang, dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang lalai QS. Al-A'raf 205"

"Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran QS. Al-Baqarah 186"


Hal lain yang perlu juga kita yakini bahwa bentuk-bentuk pengabulan Allah Ta'alaa terhadap doa seseorang ada tiga :
1. Langsung diberikan kepadanya apa yang dimintanya di dunia.
2. Ditahan untuk diberikannya di akherat.
3. Dihapuskan dosa-dosanya setara dengan doa-doanya
Sebagaimana disebutkan didalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Tirmidzi dari Abu Hurairoh bahwa Rasulullah saw bersabda,”Tidaklah seorang muslim berdoa kecuali dikabulkannya. Bisa dengan dipercepat pemberiannya di dunia, bisa dijadikan tabungan baginya di akherat dan bisa juga dihapuskan dosa-dosanya setara dengan doanya selama ia tidak berdoa sambil berbuat dosa atau memutuskan silaturahmi atau meminta cepat-cepat dikabulkan.”
Semoga nasehat2 ini bisa menjadi pelajaran bagi kita semua untuk terus memperbaiki diri agar doa'doa kita selalu didengar dan diperhatikan oleh Allah Yang Maha Kuasa, amiiinn
Silakan dibagikan kepada yg lain agar lebih bermanfaat...

Salam Sukses Super Mulia
Mas Priyanto
blog sy yg lain silakan klik http://powerdoa.blogspot.com 

1 DOA AMPUH DAHSYAT MENGATASI HUTANG YANG MELILIT

Hutang memang membuat kita pusing tertekan terlilit seolah susah bernafas hanya karena hutang, bagaimana agar bebas hutang? Apa doa yang ampuh untuk kita agar mudah membayar hutang?
Hutang memang harus dibayar karena pertanggungan jawabanya samapi akherat, bahkan orang yg mati sahidpun akan tertahan bila masih berhutang. Bagaimana solusi agar bebas dari jeratan hutang?
Berikut kami kutipkan salah satu nasehat dari Rasulullah agar bisa dimudahkan bebas hutang/mudah membayar hutang. Insya Allah membawa pencerahan dalam masalah hutang

Abu Said Al Khudri mengisahkan: “Suatu hari Rasulullah SAW masuk masjid, disana beliau menemukan ada seorang sahabat bernama Abu Umamah yang sedang duduk. Beliau bertanya: “Wahai Abu Umamah, kenapa aku melihat engkau sedang duduk di luar waktu salat?” Ia menjawab: “Aku bingung memikirkan hutangku, wahai Rasulullah.” Beliau berkata: “Maukah aku ajarkan kepadamu sebuah do’a yang apabila engkau membacanya, maka Allah ta’ala akan menghilangkan kebingunganmu dan melunasi hutangmu?” ‘Tentu wahai Rasulullah’ Beliau bersabda: “jika kau berada di waktu pagi maupun sore bacalah do’a ini:

“Allohumma inni a’udzubika minal hammi wal hazani, wa a’udzubika minal ‘ajzi wal kasali, wa a’udzubika minal jubni wal bukhli, wa a’udzubika min ghalabatiddaini wa qahrirrijali”

Do’a Bisa Membayar Hutang

(Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada Engkau dari bingung dan sedih. Aku berlindung kepada Engkau dari lemah dan malas, Aku berlindung kepada Engkau dari pengecut dan kikir. Dan aku berlindung kepada Engkau dari tekanan hutang dan kesewenang-wenangan manusia)

Abu umamah berkata: “Setelah membaca do’a tersebut, Allah ta’ala berkenan menghilangkan kebingunganku dan membayarkan lunas hutangku.” (HR Abu Dawud).
Cara mengamalkan doa ini :
1. Dibaca diresapi dimaknai minimal setiap selesai sholat dibaca 3x
2. Doa ini juga dibaca/diamalkan 3x setiap pagi dan petang (setelah sholat subuh & sholat asar/magrib)
3. Lihat esensi doa ini bahwa kita berlindung kepada Allah dari sifat bingung sedih, lemah malas pengecut dan kikir, oleh karena itu tidak hanya sekedar dibaca/diwirid saja tapi terlebih daripada itu kita harus memperkuat keimanan kita yakin kita hanya kepada Allah dan berusaha untuk bangkit berikhtiar semaksimal mungkin sesuai dgn bidang yg kita mampu, misalnya berdagang, berbisnis, bekerja dan lain sebagainya jangan dilihat hasilnya tapi lihatlah akan Kuasa Allah jika Allah berkehendak maka pertolongan Allah akan datang melalui wasilahnya apa saja sesuai dengan Kehendak-Nya, jadi jangan bingung sedih... silakan renungkan surat Fushilat : 30-31 Istiqomah..Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: "Tuhan kami ialah Allah (Ber-IMAN yang Lurus/Benar/Kuat)" kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka (ISTIQOMAH), maka malaikat akan turun kepada mereka dengan mengatakan: "Janganlah kamu takut dan janganlah merasa sedih; dan gembirakanlah mereka dengan jannah yang telah dijanjikan Allah kepadamu. Kamilah pelindung-pelindungmu dalam kehidupan dunia dan akhirat; di dalamnya kamu memperoleh apa yang kamu inginkan dan memperoleh (pula) di dalamnya apa yang kamu minta."
4. Agar doa kita diperhatikan oleh Allah maka tunaikanlah syareat2-Nya, misalnya Sholat 5 waktu selalu tepat waktu-berjamaah-dimasjid, kemudian di iringi dgn sholat sunnah rowatibnya. coba renungkan firman Allah dlm surah Al-Baqoroh 186 "Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.
5. Walaupun kita sedang terjepit masalah tetaplah selalu menolong orang lain sesuai kemampuan kita misalnya dgn tenaga, dgn ilmu yg kita miliki atau apapun bisa jadi asbab usaha kita yg kecil menjadi pintu wasilah bagi Allah untuk menolong kita. Contoh misalnya anda sedang dijalan tiba2 nemu dompet/tas isinya uang banyak sekali maka anda harus dilihat identitas disitu siapa pemiliknya dan usahakan dihubungi dan dikembalikan, ingat jangan mengambil apapun isi didalamnya meskipun selembar dan nanti ketika sudah bertemu kepada orang yg memang benar pemiliknya anda jangan minta balasan/imbalan kalau diberi usahakan jangan mau tolak secara halus misalnya "maaf pak ibu saya bukanya menolak tapi mohon maaf barang ini bukan barang saya dan tidak ada hak untuk saya menerima imbalan apapun dari bapak/ibu...biarlah ini jadi ladang amal sholeh saya mohon doanya saja semoga Allah selalu membantu kita dlm setiap langkah kehidupan kita..." Anda harus ikhlas karena bisa jadi ini adalah ujian dari Allah untuk menguji keimanan kita...
Tapiii andaikan mereka tetep kekeh agar menerima balasan/imbalan ya terima saja dgn baik bisa jadi itu rezeki kita asalkan kita tidak minta...dan jangan lupa sedekahkanlan sebagian pada anak yatim, orang miskin yg membutuhkan atau siapapun yg berhak... mudah2an itu jadi asbab pertolongan Allah datang kepada kita, amiin..
6. Yakinlah, Sabarlah dan Bersyukurlah...Insya Allah Allah akan menolong hambanya selagi hamba tersebut tidak putus asa... apa itu putus asa? yaitu orang yg berkata "...saya sudah berdoa kepada Allah tapi tidak dikabulkan..." ingatlah rencana Allah itu lebih pasti daripada rencana kita... bisa jadi kita dihindarkan dari bala bencana yg akan menimpa asbab doa kita atau bisa jadi kita diberikan pertolongan yg lebih baik... renungkan surat Al-Baqoroh 45-46 "Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu',
Al-Baqoroh 152 : Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku.
Demikian nasehat sebuah doa yang ampuh mujarab agar kita dimudahkan membayar melunasi hutang-hutang yang melilit/menumpuk sebagai usaha/ikhtiar batiniyah kita, semoga Allah mengabulkan doa-doa kita semua, aamiin . Jika saudara ingin lebih detail lagi silakan kunjungi blog saya yang lain http://powerdoa.blogspot.com
Disana saya kupas masalah doa dan hutang.

Silakan dishare / dibagikan kepada saudara sahabat keluarga agar lebih bermanfaat bagi sesama.



Salam Sukses Super Mulia

Mas Priyanto (smartpower78@gmail.com)