Latest Updates

Jebakan Iblis ini BERBAHAYA ..Waspadalah !!!

Iblis akan menggoda manusia untuk disesatkan sampai hari kiamat maka waspadalah akan godaan iblis yang selalu mengintai kita.
 Iblis berkata, “Aku sungguh-sungguh akan mendatangi (menggoda) mereka dari arah depan dan arah belakang mereka, arah kiri, dan arah kanan mereka. Dan sungguh mereka tidak akan menjadi hamba-Mu yang bersyukur ”(QS al-A’raaf [7]:17).
Ya Tuhanku, oleh sebab Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat pasti aku akan menjadikan mereka memandang baik (perbuatan maksiat) di muka bumi, dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya, kecuali hamba-hamba Engkau yang mukhlis di antara mereka” (Qs. Al-Hijr 39-40)
ini salah satu nama iblis yang menggoda kita :
Jenis Iblis A'war

Iblis ini bertugas untuk mempengaruhi dan menggoda laki-laki dan wanita untuk melakukan perbuatan zina, atau melakukan perbuatan maksiat lainnya.

Iblis A'war menggunakan "Pandangan Mata" sebagai cara yang paling ampuh untuk mem­bakar nafsu kaum lelaki dan wanita untuk berbuat maksiat.

Mujahid berkata : Ketika wanita itu meng­hadap, maka Iblis duduk di kepalanya untuk menghiasi Wajah wanita tersebut agar tampak menarik bagi orang yang melihatnya, dan jika wanita itu berpaling ke belakang, maka Iblis duduk di pantatnya untuk meng­hiasi pantat tersebut agar tampak menarik bagi orang yang melihatnya.

Apa yang dikatakan oleh Mujahid diatas itu memang benar, sebab umumnya lelaki bila melihat wanita ketika berhadapan, maka yang pertama kali diperhatikan adalah wajahnya, sedangkan ketika melihat wanita yang berjalan didepannya, maka yang pertama kali diperhatikan adalah pantatnya, karena itu memang tempatnya Iblis.

Nabi Yahya as pernah ditanya: "Apa yang menjadi penyebab perzinaan?". Nabi Yahya as menjawab: "Yang menjadi penyebabnya adalah memandang wanita, lalu timbul dalam hati keinginan untuk berzina dengan­nya. Zina mata itu termasuk dosa kecil, dan hal ini dapat mendekat­kan pada perbuatan dosa besar, yaitu zina farji. Oleh karena itu, barangsiapa yang tidak mampu menundukkan pandangannya, maka niscaya ia tidak akan mampu menjaga farjinya". Demikian jawaban Nabi Yahya as ­terhadap penanya tadi.

Nabi Isa as pernah berkata: 'Takutlah kamu memandang (wanita), karena sesungguh­nya memandang itu dapat menumbuhkan syahwat didalam hati, dan ini sudah cukup mendatangkan fitnah".

Berkatalah Sa'ad bin Jubair ra: "Sesungguh­nya fitnah yang menimpa Nabi Daud as adalah dari memandang (wanita)".

Dan masih banyak orang laki-laki maupun wanita yang berbuat zina yang diawali dari kebiasaan memandang lawan jenisnya yang bukan muhrimnya. Karena memandang merupakan panah Iblis yang sangat ampuh untuk menjerumuskan laki-laki dan wanita ke dalam perbuatan nista yang penuh dengan dosa. Sekarang tidak sedikit orang yang men­jadi budak Iblis A'war karena ingin melampiaskan nafsunya. Semoga kita dijauhkan oleh Allah dari godaan lblis ini.

Iblis ini tugasnya mengencingi orang supaya malas bangun untuk beribadah. Jika orang sudah malas bangun malam untuk beribadah berarti dirinya mementingkan tidur­nya, tidak memikirkan tentang kehidupan­nya nanti di akhirat, tidak mau bermunajat kepada Allah berarti ada hal yang lebih pen­ting selain bermunajat, apakah itu tidur atau kegiatan-kegiatan lain yang berbau duniawi­yah. Kalau hal ini sudah menjadi kebiasaan seorang hamba, maka akan mempermudah Iblis menjauhkan dia dari kegiatan agama, lama kelamaan dirinya akan bisa meninggalkan aktivitas ibadah. Kalau sudah begini, Iblis tinggal menggiring dia untuk dijeru­muskan ke dalam jurang kemaksiatan dan kekufuran.

Marilah kita selalu berdoa memohon perlindungan kepada Allah SWT dari segala tipu daya iblis yang menggoda. 
#Perbaiki Iman
# Jaga Sholat
# Tutuplah Aurat
# Tunjukan Akhlak Yang Mulia
# Selalu dakwah mengajak kebaikan pada sesama
ELING LAN WASPODO

Area lampiran

Tips Cara Mudah Menghilangkan Bekas Cacar & Wajah jadi Haluuuss

Bagi anda yang pernah mengalami penyakit cacar tentu akan meninggalkan bekas-bekas hitam di kulit ataupun wajah, mungkin anda bertanya-tanya atau sedang mencari solusi cara menghilangkan bekas cacar tersebut? Anda tidak perlu mencari obat-obat yang mahal cukup lakukan dengan yang murah meriah tapi bermanfaat.

Naah bagi anda sedang mengalami hal ini ada cara mudah mengilangkan bekas cacar dengan gampang dan praktis :

1. Ambil air kelapa, boleh tua ataupun muda
2. Sebelumnya bersihkan muka anda dari bedak ataupun make up yang lain
3. Basuh muka anda dengan air kelapa tadi, usapkan dengan perlahan-lahan memutar ke berlawanan dengan jarum jam.
4. Biarkan bekas air kelapa mengering sampai kurang lebih 30 menit
5. Basuh muka anda lagi dengan air hangat, usapkan dengan kain yang lembut.
6. Ulangi cara ini 2 kali sehari pagi dan malam menjelang tidur.
7. Lakukan beberapa hari minimal 7 hari dan lihatlah perubahanya.

Cara di atas terbukti ampuh untuk menghilangkan bekas jerawat/bekas cacar karena ini merupakan pengalaman dari seorang kawan yang semula risih dengan bekas cacar di wajah yang sering mengganggu.
Dampak lain dari air kelapa adalah menghaluskan kulit wajah, jadi bila ingin kulit wajah anda halus alami lakukan dengan tips basuh dengan air kelapa..;)  
Demikian tips / cara membersihkan bekas cacar di wajah ini mudah-mudahan bermanfaat.
Jika bermanfaat silakan di bagikan kepada siapa saja semoga berguna.

Salam Sukses & Super Mulia

Mas Pryanto

DAHSYATNYA MEMBACA AL-QURAN 100 AYAT DI MALAM HARI...!!!

Al-Quran adalah mukjizat terbesar yang diberikan oleh Allah SWT kepada Rasulullah SAW dan ditujukan kepada kita sebagai umatnya, bahkan membacanya saja mendapat pahala yang besar di sisi Allah dan merupakan salah satau ibadah / amal sholeh yang baik bagi kita yang harus kita amalkan. Renungkanlah nasehat2 bijak ini  Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mendirikan salat dan menafkahkan sebahagian dari rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi”. “Agar Allah menyempurnakan kepada mereka pahala mereka dan menambah kepada mereka dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri.” (QS. Fathir: 29-30).
“Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu berkata: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallambersabda: “Siapa yang membaca satu huruf dari Al Quran maka baginya satu kebaikan dengan bacaan tersebut, satu kebaikan dilipatkan menjadi 10 kebaikan semisalnya dan aku tidak mengatakan الم satu huruf akan tetapi Alif satu huruf, Laam satu huruf dan Miim satu huruf.” (HR. Tirmidzi dan dishahihkan di dalam kitab Shahih Al Jami’, no. 6469)
Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu Rasulullah shallallahu alaihi wassalam bersabda,
Barangsiapa menjaga shalat-shalat fardhu, maka tidak akan dicatat dalam golongan orang-orang yang lalai. Dan barangsiapa membaca seratus ayat pada malam hari, maka ia akan dicatat dalam golongan orang-orang yang taat.
(Hr. Ibnu Khuzaimah, Hakim, Shahih menurut syarat Bukhari Muslim).
Hasan Basri rahmatullah alaihi. meriwayatkan bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wassalam bersabda,
Barangsiapa membaca seratus ayat al Qur’an pada malam hari, maka ia akan diselamatkan dari tuntutan al Qur’an. Barangsiapa membaca dua ratus ayat, maka akan mendapat pahala ibadah sehari semalam dan barangsiapa membaca lima ratus sampai seribu ayat, maka akan mendapatkan satu qinthar.” Sahabat bertanya, “Apakah qinthar itu?” beliau bersabda, “senilai 12.000 (dirham atau dinar)
.Membaca Al-Quran dan Mengamalkan akan mendaatkan syafaat yang BESAR:
“Abu Umamah Al Bahily radhiyallahu ‘anhu berkata: “Aku telah mendengar Rasulullahshallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: Bacalah Al Quran karena sesungguhnya dia akan datang pada hari kiamat sebagai pemberi syafa’at kepada orang yang membacanya” (HR. Muslim).
Ayo kita targetkan baca Al-Quran semampu kita minimal 100 ayat terutama malam hari. Lakukan dengan Istiqomah dan semoga Allah golongkan kita menjadi hamba-hamba yang selalu bersyukur dan beruntung dunia akherat, amiiin.
BACA JUGA CARA BUANG PENYAKIT DENGAN UNIK DAN MUDAH
Semoga bermanfaat
Salam Sukses Super Mulia
Mas Priyanto-Cilegon


Rajin Ibadah Tapi Masuk Neraka??? Waspadalah..!!!

Renungkan nasehat baik ini jangan sampai Tabungan Akherat kita dimakan rayap...!!!! Waspadalah!!
"Muslim itu Yang Baik Sosialnya, Bukan Hanya Yang Rajin Ibadah"
By : Ahmad Zarkasih, Lc

Dalam banyak teks syariah, baik al-Quran atau juga hadits-hadits Rasulullah s.a.w., banyak dijelaskan bahwa memang agama ini tidak hanya menuntut umatnya untuk menjadi orang yang shalih ritual yang bentuknya vertikal hanya kepada Allah s.w.t., tapi juga agama ini menuntut umatnya untuk jadi orang yang shalih sosial, yang keshalihannya berbentuk horizontal menjadi rahmat bagi sekitar dan sekalian alam.
Ibadah ritual yang bentuknya vertikal, yang tidak ada hubungan manusia di dalamnya sering digambarkan dengan shalat. Nah dalam al-Qur’an perintah shalat itu ada di 17 tempat. Sedangkan zakat yang merupakan ibadah horizontal, yang punya dimensi sosial disebutkan dalam al-Qura’n di 30 tempat. Dengan redaksi sedekah ada di 12 tempat. Kalau digabung dengan ibadah-ibadah lain yang juga punya dimensi sama; yakni sosial, seperti infaq, memberi makan si miskin, menyantuni kaum papa jumlahnya mencapai 60 tempat dalam al-Qur’an.
-masih dalam zakat- Ulama semua sepakat bahwa amat sangat dianjurkan, bagi mereka yang kaya harta untuk mengeluarkan zakat dan diberikan untuk mustahiq yang ada di dekatnya. Artinya mustahiq yang ada di sekitar tempat tingga si kaya itu jauh lebih berhak utnuk diberikan jatah zakatnya dibanding dengan kaum fakir atau miskin yang berada di wilayah berbeda. Syariah ini membenci (makruh) orang kaya yang mengeluarkan zakatnya tapi jauh dari tempat tinggalnya. Akhirnya zakatnya tidak memberikan dampak sosial bagi sekitar. Padahal zakat adalah ibadah yang punya dimensi sosial lebih banyak dibanding dimensi vertikalnya.
Ini bukti bahwa agama ini tidak hanya mementingkan keshalihan ritual dan spritual yang sifatnya vertikal. Akan tetapi agama ini juga menuntut adanya keshalihan sosial pada diri muslim; menjadi rahmat bgai sekitarnya. Jadi, hubungan horizontalnya mesti sama bagus sebagaimana bagusnya hubungan vertikal. Begitu juga sebaliknya, vertikal tidak boleh diabaikan hanya karena horizontal. Artinya shalih sosial tidak kalah penting.
Rajin Ibadah Tapi Masuk Neraka
Coba kita lihat. Dalam shahih muslim disebutkan bahwa nanti di hari kiamat ada orang yang banyak pahala, di dunia rajin ibadah, shalat tidak pernah lewat, zakat selalu tepat, haji tidak hanya sekali, puasa tidak pernah alpa. Tapi nyatanya pahala-pahala itu semua tidak berguna, lantaran orang tersebut sosialnya tidak beres. Rajin menghina, gemar mencaci dan menuduh, membunuh tanpa sebab. Akhirnya bangkrut karena pahalanya diberikan kepada mereka yang pernah menjadi korban kegoisannya. Rajin sih ibadahnya, tapi dengan sekitar tidak shalih. Allah s.w.t membatalkan masuk surga karena horizontalnya rusak.
وعن أبي هُريرةَ - رضي الله عنه - : أنَّ رسولَ الله - صلى الله عليه وسلم - ، قَالَ إنَّ المُفْلسَ مِنْ أُمَّتي مَنْ يأتي يَومَ القيامَةِ بصلاةٍ وصيامٍ وزَكاةٍ ، ويأتي وقَدْ شَتَمَ هَذَا، وقَذَفَ هَذَا ، وَأَكَلَ مالَ هَذَا ، وسَفَكَ دَمَ هَذَا ، وَضَرَبَ هَذَا ، فيُعْطَى هَذَا مِنْ حَسَنَاتِهِ ، وهَذَا مِنْ حَسناتهِ ، فإنْ فَنِيَتْ حَسَناتُه قَبْل أنْ يُقضى مَا عَلَيهِ ، أُخِذَ منْ خَطَاياهُم فَطُرِحَتْ عَلَيهِ ، ثُمَّ طُرِحَ في النَّارِ. رواه مُسلم
Dari Abu Hurairah r.a. Rasul s.a.w. bersabda: orang yang bankrut nanti di hari kiamat itu ialah yang datang –kepada Allah- dengan membawa pahala shalat, zakat, akan tetapi –di dunia- ia telah mencaci orang lain, menuduh orang lain, memakan harta orang lain tidak haq, menumpahkan darah yang lain, memukul orang lain. Maka kebaikannya diambil dan diberikan kepada korban-korbannya. Sampai jika kebaikannya habis dan tanggungannya belum selesai, kesalahan –dosa- yang ada pada orang-orang –korban- tersebut diambil dan ditimpahkan kepadanya. Kemudian ia dilempar ke neraka. (HR muslim)
Muslim = Jaga Lisan & Tangan
Dalam kitab shahih al-Bukhari, Nabi s.a.w. menyebutkan dengan singkat dan padat tentang siapa itu muslim.
عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الْمُسْلِمُ مَنْ سَلِمَ الْمُسْلِمُونَ مِنْ لِسَانِهِ وَيَدِ
Muslim itu adalah yang muslim lainnya terjaga dari keburukan lisan dan tangannya. (HR. Al-Bukhari)
Beliau s.a.w. mengatakan muslim itu yang muslim lainnya selamat dari keburukan lisan dan tangannya. Jadi kalau ada yang mengaku muslim, taat kepada al-Quran, patuh dengan hadits-hadits Nabi s.a.w. tapi mulutnya kotor, rajin menghina, doyan mencaci, gampang menuduh, kalau merujuk kepada hadits shahih Imam al-Bukhari tersebut, cacat status muslimnya.
Ini bukti pentingnya menjadi pribadi yang shalih sosial, saking pentingnya Nabi s.a.w. sampai mendefinisikan muslim itu dengan makna sosial. Bahwa muslim itu yang baik lisannya, dan ramah tangannya kepada sesama. Bukan yang rajin shalatnya, getol puasanya saja. Tapi yang bergaul dengan akhlak baik kepada sesama, itu muslim.
Muslim Harus Jaga Tetangga
Masih dalam shahih al-bukhari, Nabi s.a.w. mengatakan bahwa “laa yu’min”, tidak beriman, sampai 3 kali nabi mengatakan itu. Tidak beriman, tidak beriman, tidak beriman, orang muslim yang tidak menjaga tetangganya dari musibah. Mungkin memang tidak bisa menolak musibah datang, akan tetapi maksudnya jangan sampai kita cuek dengan tetangga dan sekitar. Cuek akan kesusahan tetangga, ngga mau tahu dan selfis.
والله لا يؤمن والله لا يؤمن والله لا يؤمن قالوا من ذلك يا رسول الله قال من لا يأمن جاره بوائقة
Rasul s.a.w. bersabda: “Demi Allah, tidak beriman. Demi Allah tidak beriman. Demi Allah, tidak beriman”. Para sahabat bertanya: “siapa yang tidak beriman ya rasul?”. Beliau menjawab: “dia yang tidak menjaga tetangganya dari musibah”. (HR al-Bukhari)
Dalam riwayat imam al-Hakim, juga disebutkan dari sahabat Ibnu Abbas r.a. bahwa seorang muslim tidak beriman, maksudnya imannya tidak sempurna, yakni orang muslim yang tidur kekenyangan akan tetapi tetangga kelaparan.
ابن عباس رضي الله عنهما عن النبي صلى الله عليه و سلم قال ليس المؤمن الذي يشبع وجاره جائع
Dari sahabat Ibn Abbas r.a., Nabi s.a.w. bersabda: “seorang muslim tidak beriman jika ia kekenyangan sedangkan tetangganya kelaparan.” (HR al-Hakim)
Lagi-lagi urusan horizontal menjadi tolak ukur keimanan. Artinya makin baik horizontalnya seorang muslim, makin tinggi keudukan imannya di hadapan Allah s.w.t., juga sebaliknya, makin rendah perhatian muslim soal hubungan horizontalnya, makin rendah pula keudukan imannya. Dan yang membuat tolak ukur tersebut adalah Nabi s.a.w., bukan siapa-siapa.
Orang Munafiq yang Hubungan Sosial-nya Buruk
Lagi. Dalam shahih al-bukhari, Nabi menjelaskan siapa itu orang munafiq;
1.   [idza Hadatsa Kadzaba] yakni orang yang berbohong jika berbicara,
2.   [idza wa’ada akhlafa] selalu mengingkari jika berjanji, dan
3.   [idza u’tumina khana] selalu berkhianat jika diberi amanat.
Lihat Nabi s.a.w. memberikan ukuran munafiq itu bukan dengan nilai-nilan ibadah ritual, tapi beliau s.a.w. membuat ukuran munafiq dengan sikap-sikap sosial.
Maka aneh kalau makin rajin beribadah, tapi makin jauh dengan warga. Aneh juga kalau rajin ibadah tapi makin rajin menghina, gemar memantik perpecahan, ogah bergaul, gampang menuduh, selalu curiga. Makin rajin ibadah tapi makin galak kepada sekitar, makin rajin ibadah tapi kasar dan tidak ramah kepada kerabat. Mesti ada yang keliru dalam ibadahnya.
Aneh, jika makin ibadah tapi makin kencang rasa dalam hati: “saya lebih baik dari yang lain”!. Aneh. Karena “aku lebih baik dari yang lain”, itu bukan manhaj-nya Nabi, melainkan manhajnya Iblis –laknatullah- yang mengatakan “ana khirun minhu”.
Manhaj-nya Nabi s.a.w. itu: “Shil man qata’ak, wa a’thi man haramak, wa’fu ‘amman dzalamak”!. Sambung silaturahim walau ia sudah memutuskan, beri hadiah walau ia sudah jahat, dan manfaatkan mereka yang sudah mendzalimi.
Mestinya orang yang makin rajin ibadahnya, akan nampak sikap positif yang menterjemah dalam kehidupan dan berdampak sosial baik kepada sesama.
Kerasnya, dalam al-Bukhari dan Muslim, Nabi dengan tegas mengatakan bahwa tidak akan masuk surga orang yang memutus tali silaturahmi.
لَا يَدْخُلُ الْجَنَّةَ قَاطِعٌ
Nabi s.a.w.: “Tidak akan masuk surga orang yang memutuskan tali silaturahmi!”. (HR al-Bukhari)
sumber : rumahfiqih.com

Waspadalah, selalu koreksilah dan lihatlah sudah berapa banyak tabungan kita di akherat? Waspadalah kemungkinan dimakan rayap-rayap kesombongan, keangkuhan, riya dlsb..

Semoga bermanfaat...
Salam Sukses Super Mulia

Mas Priyanto

Dahsyat dan Ajaibnya Keutamaan Wudhu Sebelum Tidur...!!!

Dahsyat dan Ajaibnya Keutamaan Wudhu Sebelum Tidur...!!!
Saudaraku dimanapun anda berada dikesempatan ini saya mengajak untuk mengamalkan sesuatu yang kelihatanya sepele tapi hasilnya / fadhilah dan manfaatnya dahsyat luar biasa, yaitu membiasakan wudhu sebelum tidur. Biasanya kalau kita mau tidur atau anak2 kita mau tidur para orang tua selalu bilang "ayo cuci kaki dulu, gosok gigi dulu..!!" naah ternyata Islam mengajarkan yang lebih dahsyat yaitu sempurnakan cara kita dgn berwudhu sebelum tidur, mulai sekarang ajak anak-anak / anggota keluarga kita untuk berwudhu jangan hanya gosok gigi tapi juga semurnakan wudhu dulu sebelum tidur.

Ingatlah bahwa Allah sangat cinta kepada orang yang selalu mensucikan diri & bertaubat 

"Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri." Qs-Albaqoroh:222

Allah telah menentukan berbagai amalan yang bisa dilakukan oleh manusia baik dari bangun tidur hingga tertidur kembali. Amalan-amalan tersebut telah dicontohkan oleh utusanNya yaitu Nabi Muhammad SAW.

Yang selalu Rasulullah lakukan saat menjelang tidur adalah dengan melakukan wudhu terlebih dahulu. Namun banyak orang yang meremehkan amalan tersebut. Padahal terdapat hikmah dan manfaat dibalik berwudhu sebelum tidur. Saat rasa kantuk mulai terasa sangat berat, orang-orang pun lebih memilih untuk langsung tidur tanpa terlebih dahulu berwudhu.

Mengapa wudhu sebelum tidur menjadi sangat penting dan dianjurkan? Selain bernilai ibadah, berikut ini keutamaan atau hikmah dari berwudhu saat akan tidur.

Berwudhu memiliki kemanfaatan dalam segi kesehatan untuk tubuh manusia. Seorang peneliti dari Universitas Alexandria yaitu dr. Musthafa Syahatah telah mengungkap rahasia dibalik pengamalan tersebut. Disebutkan bahwa orang yang rajin berwudhu memiliki kuman yang jauh lebih sedikit dibandingkan dengan mereka yang tidak berwudhu.

Selain mencegah kuman yang ada di permukaan kulit, melakukan gerakan wudhu seperti istisnaq atau menghirup air akan mencegah terjadinya penyakit pada bagian dalam hidung. Tak hanya membersihkan, berwudhu juga akan mencerahkan kulit dan menjaga kelembaban kulit.

Seseorang yang berwudhu akan selalu dalam keadaan yang suci. Dengan selalu dalam kedaan suci, maka ia telah mendekatkan diri kepada yang telah menjaganya selama hidup yaitu Allah SWT.
Rasulullah pun telah bersabda “Barangsiapa tidur di malam hari dalam keadaan suci (berwudhu) maka Malaikat akan tetap mengikuti. Lalu saat ia bangun niscaya Malaikat itu akan berucap “Ya Allah ampunilah hambaMu si Fulan, karena ia tidur di malam hari dalam keadaan selalu suci” (HR Ibnu Hibban dari Ibnu Umar r.a)

Dari Umar bin Harist, Rasulullah bersabda “Barangsiapa tidur dalam keadaan berwudhu, maka apabila ia mati di saat tidur tersebut, ia mati dalam keadaan syahid di sisi Allah”. Dengan kata lain bahwa mereka yang telah berwudhu sebelum tidur dan mati dalam keadaan tidurnya, maka ia memiliki derajat yang tinggi di hadapan Allah.

Sangat jelas bahwa anjuran berwudhu yang dicontohkan oleh Nabi membawa manusia memperoleh derajat yang tinggi dalam pandangan Allah. Bahkan dengan rutin berwudhu, seseorang akan merasakan beberapa manfaat, yaitu

1. Membuat tubuh menjadi rileks. Ini telah dibuktikan oleh kedokteran dimana terlihat percikan air pada tubuh akan mengendorkan otot yang kaku akibat kelelahan dalam beraktivitas.

2. Dengan berwudhu dapat mencerahkan kulit. Jika Anda tengah berusaha untuk mendapatkan kulit yang cerah lewat berbagai obat yang tidak terlihat hasilnya, cobalah untuk berwudhu karena dapat menghilangkan kotoran yang membandel. Kotoran yang ada pada tubuh bagian luar akan seketika hilang saat dialiri air wudhu.

3. Didoakan malaikat seperti yang telah dijelaskan diatas.

Itulah beberapa hikmah dan manfaat yang bisa didapatkan seorang muslim apabila merutinkan berwudhu menjelang tidur. Setiap perbuatan yang dilakukan oleh Rasulullah akan selalu mengandung hikmah kebaikan sehingga sangat pantas jika kita semua mengikuti apa yang telah dicontohkannya.

Silakan dibagikan / dishare kepada sebanyak2 orang agar lebih bermanfaat.
Terima kasih,
berbagai sumber dgn tambahan admin 

Aplikasi Pencarian Lafadz Al-Quran Mudah...!!!

Aplikasi Pencarian Lafadz Al-Quran Mudah...!!!
Lafzi - Pencarian lafaz QuranLafziLafzi adalah aplikasi pencari lafaz pada Al-Quran. Aplikasi ini dibuat untuk memudahkan pencarian ayat dengan lafaz tertentu pada Al-Quran hanya dengan aksara Latin biasa berdasarkan pelafalan pembicara bahasa Indonesia, tanpa perlu mengetikkannya dalam aksara Arab.
Aplikasi ini adalah hasil dari penelitian skripsi Departemen Ilmu Komputer, Institut Pertanian Bogor oleh Muhammad Abrar Istiadi, S.Kom dengan pembimbing Ahmad Ridha, S.Kom MS.
Ini contoh coba kita masukan kata Fadlan makan akan muncul pada ayat berapa dan surat apa dan sudah pada posisi tersorot berikut artinya. Sungguh lur biasa bagu sekali
http://apps.cs.ipb.ac.id/lafzi/web/search.php?q=fadlan&vowel=on

Ketikkan potongan ayat atau lafaz dalam Al-Quran (tidak harus benar cara penulisannya), contoh:
  • alhamdulillahi rabbil-'alamin
  • innalloha ma'a shoobiriin
  • laa ilaaha illallaah
  • kun fayakuun
Tips: Gunakan spasi untuk pemisah antar-kata agar lebih akurat.

Silakan jika ingin menggunakan ini saya dapat dari seorang kawan, semoga yang membuat aplikasi ini mendapatkan berkah dan rahmat dari Allah SWT atas ilmunya yang bermanfaat bagi sesama.


Terima kasih,

Mas Priyanto

RENUNGKAN INI...BAHAYA MELALAIKAN SHOLAT...SADAR DAN WASADALAH!!!

Apakah kita masih sering meremehkan sholat, sungguh teralalu jika kita masih sering lalai dalam sholat apalagi masih ada orang yang ngakunya Islam tapi meninggalkan Sholat, padahal Sholat Itu Tiang Agama siapa yg mendirikan sholat berarti menegakkan agamanya dan siapa yang meninggalkan sholat berarti telah merobohkan agamanya.
Ingatlah bahwa sholat adalah ibadah terpenting setelah Iman, bahkan saking istimewanya sampai perintah sholat ini diambil langsung oleh Rasulullah ketika Isro’ Mi’raj dan sholat ini merupakan amalan yang pertama kalai akan dihisab di hari kiamat…apakah kita masih berani menyia-nyiakan sholat apalagi meninggalkan???

Ibarat kita bekerja pada suatu perusahaan / instansi dan boss kita memanggil kita atau memerintahkan sesuatu pasti kita akan segera mengerjakan perintah tersebut, lha ini yg memerintahkan sholat adalah Dzat Yang Maha Menciptakan kita Yang Memberikan Rezeki pada kita Yang Memegang Hidup dan Mati kita kenapa kita masih tidak takut malah justru menentang? Lha kita kita ini tinggal dibumi mana? Makan rezeki dari siapa? Menghirup udara darimana? Astaghfirullah…sadarlah saudaraku.. berapa banyak Nikmat Allah yang sudah kita dustakan??

Allah memerintahakan kepada kita untuk beribadah itu hakekatnya adalah juga untuk kita bukan untuk Allah karena Allah SWT tetap akan Mulia dengan Kemuliaan-Nya, walaupun seluruh makhluk didunia ini ingkar kepada-Nya dan juga walaupun seluruh makhluk taat kepada-Nya tak akan mengurangi / menambah Kemuliaan Allah SWT… justru kitalah yang akan merugi bila kita tak taat kepada-Nya..
Renungkanlah perkara ini dengan hati yang jernih dan sadarlah :

“Maha Suci Allah Yang di tangan-Nyalah segala kerajaan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu,Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun,” (Qs. Al-Mulk 1-2)

Jadi Allah memerintahkan kita untuk beramal itu sebenarnya untuk menguji kita siapa diantara kita yang terbaik amalnya. Mau jadi manusia yang terbaik di sisi Allah..sadarlah dan beramalah sebelum terlambat
Allah Ta’ala berfirman,

فَخَلَفَ مِنْ بَعْدِهِمْ خَلْفٌ أَضَاعُوا الصَّلَاةَ وَاتَّبَعُوا الشَّهَوَاتِ فَسَوْفَ يَلْقَوْنَ غَيًّا إِلَّا مَنْ تَابَ وَآَمَنَ وَعَمِلَ صَالِحًا
Maka datanglah sesudah mereka, pengganti (yang jelek) yang menyia-nyiakan shalat dan memperturutkan hawa nafsunya, maka mereka kelak akan menemui al ghoyya, kecuali orang yang bertaubat, beriman dan beramal saleh.” (QS. Maryam : 59-60)

Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhuma mengatakan bahwa ‘ghoyya’ dalam ayat tersebut adalah sungai di Jahannam yang makanannya sangat menjijikkan, yang tempatnya sangat dalam. (Ash Sholah, hal. 31)
Dalam ayat ini, Allah menjadikan tempat ini –yaitu sungai di Jahannam- sebagai tempat bagi orang yang menyiakan shalat dan mengikuti syahwat (hawa nafsu). Seandainya orang yang meninggalkan shalat adalah orang yang hanya bermaksiat biasa, tentu dia akan berada di neraka paling atas, sebagaimana tempat orang muslim yang berdosa. Tempat ini (ghoyya) yang merupakan bagian neraka paling bawah, bukanlah tempat orang muslim, namun tempat orang-orang kafir.

“Tiap tiap diri bertanggung jawab atas apa yang telah diperbuatnya, kecuali golongan kanan, berada dalam surga, mereka saling bertanya, tentang keadaan orang orang yang berdosa. “apakah yang memasukkan kamu ke dalam Neraka Saqar? Mereka menjawab,” Kami dahulu tidak termasuk orang orang yang mengerjakan shalat, dan kami tidak pula memberi makan orang miskin, dan kami membicarakan yang batil, bersama dengan orang orang yang membicarakannya, dan kami mendustakan hari pembalasan. (QS Al Muddatsir 38-46)

“Pada hari ketika betis disingkapkan dan mereka dipanggil untuk bersujud; maka mereka tidak kuasa, (dalam keadaan) pandangan mereka tunduk ke bawah, lagi mereka diliputi kehinaan. Dan sesungguhnya mereka dahulu (di dunia) diseru untuk bersujud, dan mereka dalam keadaan sejahtera (QS al Qalam 42- 43)
Dari Jabir RA, dia bercerita,”Aku pernah mendengar Rasulullah SAW bersabda,” Pemisah antara seseorang dengan syirik dan kekufuran adalah perbuatan meninggalkan shalat.” (HR Muslim)

Sesungguhnya amal hamba yang pertama kali akan dihisab pada hari kiamat adalah shalatnya. Apabila shalatnya baik, dia akan mendapatkan keberuntungan dan keselamatan. Apabila shalatnya rusak, dia akan menyesal dan merugi. Jika ada yang kurang dari shalat wajibnya, Allah Tabaroka wa Ta’ala  mengatakan,’Lihatlah apakah pada hamba tersebut memiliki amalan shalat sunnah?’ Maka shalat sunnah tersebut akan menyempurnakan shalat wajibnya yang kurang. Begitu juga amalan lainnya seperti itu.”HR Abu Daud

Akerat itu kehidupan kita yang sesungguhnya, sesusah susahnya di dunia masih susah di akherat sesenang senangnya di dunia masih senang di akherat kalau amal2 kita baik. Akherat itu kehidupan yang ada awal namun tidak ada akhirnya, kalau 1000 tahun masih bias kita hitung kalau 1 juta tahun masih bias kita hitung tapi kalau Abadan Abadan… artinya selama lamanya yang kita tidak tahu hakekatnya Hanya kepada Allah kita bertawakal dan berserah diri… (bersambung…)

AYO SHOLAT SEBELUM KITA DISHOLATKAN
BERJAMAAH – DIMASJID – Di AWAL WAKTU..

Wallahu a’lam bishowab..

Mas Priyanto (smartpower78@gmail.com

MENGAPA HARUS SAYA???

Sebuah refleksi renungan untuk kita semua, terkadang hidup ini kita terlalu banyak  menuntut dan kurang memaknai apa itu Bersyukur? Maka renungkanlah kisah berikut ini:
Arthur Ashe adalah petenis hitam dari amerika yg pertama kali merebut gelar grandslam. Gelar yg di menangkan US open ( 1968), Australia open (1970) dan wimbledon (1975).
Pada tahun 1979 ia terkena serangan jantung yg mengharuskannya menjalani operasi by pass.
Setelah 2 kali operasi, bukannya sembuh ia malah harus mengalami kenyataan pahit, terinfeksi Virus HIV melalui tranfusi darah yg ia terima.
Seorang penggemarnya menulis surat kepadanya, "Mengapa Tuhan memilihmu untuk menderita penyakit itu?"
Arthur menjawab: "Di dunia ini ada 50 juta anak yg ingin bermain tenis, diantaranya:
* 5 juta orang yg bisa belajar bermain tenis
* 500 ribu orang belajar menjadi pemain tenis profesional
* 50 ribu orang datang ke arena untuk bertanding
* 5000 orang mencapai turnamen Grand Slam
* 50 orang berhasil sampai ke Wimbledon
* 4 orang di semifinal
* 2 orang di final
Dan ketika saya mengangkat trofi Wimbledon,saya tidak pernah bertanya kepada Tuhan, "Mengapa saya yg menjadi juara?"
Jadi ketika saya dalam kesakitan, tidak seharusnya juga saya bertanya kepada Tuhan "Mengapa saya?".
Sadar atau tidak,kerap kali kita merasa hanya pantas menerima hal hal baik dalam hidup ini; kesuksesan, karir yg mulus, kesehatan.
Ketika yg kita hadapi justru sebaliknya; penyakit, kesulitan, kegagalan, kita menganggap Tuhan tidak adil. Sehingga kita merasa berhak untuk menggugat Tuhan.

“Maka Nikmat dari Tuhanmu yang mana lagi yang engkau dustakan??
” Bukan bahagia yang menyebabkan kita bersyukur tapi dengan Bersyukur membuat kita jadi Bahagia.. JADILAH PRIBADI2 YANG PANDAI BERSYUKUR

***SEMOGA KESEHATAN & KEBERHASILAN/KESUKSESAN SELALU MENYERTAI KITA SEMUA, AMIIINN ***